← Bahasa

Mengobrol dalam bahasa Indonesia dengan orang yang berbahasa Arab

Anda menulis dalam bahasa Indonesia, lawan bicara membacanya dalam bahasa Arab, dan sebaliknya. Terjemahan di ponsel, tanpa internet setelah diunduh.

Anda menulis dalam bahasa Indonesia, lawan bicara membaca pesan Anda dalam bahasa Arab lalu membalas dalam bahasanya, dan Anda membaca balasannya dalam bahasa Indonesia. Piou menerjemahkan setiap pesan di ponsel penerimanya, dan teks asli selalu bisa dilihat. Terjemahan otomatis, termasuk mode “Tatap muka” dan “Subtitel terjemahan” saat panggilan, adalah bagian dari Piou Premium; tanpa Premium, pesan tampil dalam bahasa aslinya.

Cara kerjanya antara bahasa Indonesia dan bahasa Arab

Setiap pesan disimpan dalam bahasa yang dipakai saat menulisnya. Ponsel pengirim mengenali bahasanya secara otomatis; jika gagal, bahasa di profil pengirim yang dipakai. Ponsel Anda menerjemahkan pesan berbahasa Arab ke bahasa Indonesia: di bawah pesan muncul tulisan “Diterjemahkan”, dan “Lihat teks asli” menampilkan teks Arabnya. Tulisan Arab, yang dibaca dari kanan ke kiri, ditampilkan dengan benar oleh aplikasi.

Penerjemahan berlangsung di perangkat, tanpa layanan terjemahan di cloud: di iPhone dengan fitur terjemahan bawaan Apple (iOS 18 atau lebih baru), di Android dengan ML Kit dari Google dan model yang diunduh ke ponsel, dan di aplikasi web dengan mesin open source Bergamot dan model Firefox Translations, atau terjemahan bawaan Chrome di komputer. Hasil terjemahan tidak pernah keluar dari perangkat Anda. Pesannya sendiri disimpan di server kami dalam bahasa aslinya agar bisa dikirim dan disinkronkan.

Bahasa cukup diunduh sekali, sebaiknya lewat Wi-Fi. Setelah itu, terjemahan dan mode “Tatap muka” bekerja tanpa internet: ponsel diletakkan di antara Anda berdua, mengenali siapa yang berbicara, menampilkan terjemahan, dan membacakannya. Satu ponsel cukup; lawan bicara tidak perlu memasang aplikasi.

Contoh percakapan

Pak Hasan sedang menjalankan umrah. Di meja resepsionis hotel, ia memakai mode “Tatap muka”:

  • Pak Hasan berkata: “Assalamualaikum. AC di kamar 512 tidak dingin. Bisa diperbaiki sebelum Asar?”
  • Yang dilihat dan didengar petugas: “السلام عليكم. المكيف في الغرفة 512 لا يبرد. هل يمكن إصلاحه قبل العصر؟”
  • Petugas menjawab: “وعليكم السلام، سنرسل الفني خلال نصف ساعة إن شاء الله.”
  • Yang dilihat dan didengar Pak Hasan: “Waalaikumsalam, kami akan mengirim teknisi dalam setengah jam, insya Allah.”

Percakapan ini lancar karena kalimatnya pendek dan jelas. Kata “Asar” dikenali sebagai waktu salat, tetapi untuk janji yang penting lebih aman menyebut jam yang pasti, misalnya “sebelum pukul 15.00”. Dan “insya Allah” di sini berarti “ya, kami usahakan”.

Tips berkomunikasi dengan penutur bahasa Arab

  • Salam dan kabar. Banyak penutur bahasa Arab membuka pesan dengan salam dan menanyakan kabar sebelum masuk ke urusan. Ini wajar dan sopan.
  • Ungkapan doa. “يعطيك العافية” bisa diterjemahkan secara harfiah menjadi “semoga Allah memberimu kesehatan”; maksudnya terima kasih atas kerja keras Anda. “Insya Allah” bisa berarti “ya”, harapan, atau “mungkin”.
  • Dialek Teluk. Banyak orang menulis dengan dialek Teluk atau dengan huruf Latin (arabizi), yang kurang baik diterjemahkan. Jika pesan terasa aneh, minta dengan sopan agar ditulis dengan bahasa Arab yang lebih baku.
  • Jawab dengan jelas. Dalam bahasa Indonesia, menolak sering dilakukan secara tidak langsung (“nanti saya coba”), dan maksud itu bisa hilang dalam terjemahan. Jika memang tidak bisa, katakan dengan sopan tetapi jelas: “Maaf, saya tidak bisa jam itu. Bagaimana kalau jam 4?”
  • Catat hal penting secara tertulis. Jam kerja, hari libur, dan gaji sebaiknya tercatat dalam bahasa yang dipahami kedua pihak. Untuk masalah kontrak atau gaji, hubungi KBRI atau KJRI, atau instansi resmi setempat.
  • Jam dan alamat. Tulis jam dengan angka (15.30) dan kirim lokasi untuk alamat, supaya tidak ada salah paham.

Batasan terjemahan

  • Singkatan dan bahasa gaul. yg, gk, bgt, udh, sy, mksh, atau otw sering salah dipahami. Kata yang ditulis lengkap diterjemahkan jauh lebih baik.
  • Bahasa daerah. Bahasa Jawa, Sunda, dan bahasa daerah lain tidak didukung, begitu juga kalimat yang mencampurnya dengan bahasa Indonesia.
  • Campuran bahasa. Kalimat yang mencampur bahasa Indonesia dengan kata bahasa Inggris atau Arab diterjemahkan kurang baik.
  • Laki-laki atau perempuan. Kata “dia” dan “Anda” tidak menunjukkan jenis kelamin, sedangkan bahasa Arab membedakannya. Terjemahan bisa saja menyapa seorang perempuan dengan bentuk laki-laki. Itu kesalahan mesin, bukan maksud penulis.
  • Waktu kejadian. “Saya makan” bisa berarti sedang makan atau sudah makan. Tambahkan kata seperti “sudah”, “nanti”, atau “besok” agar terjemahannya tepat.
  • Angka dan uang. Dalam bahasa Indonesia titik memisahkan ribuan (Rp50.000), sedangkan teks Arab sering memakai koma (50,000) atau angka Arab timur seperti ٥٠. Selalu pastikan jumlah dan mata uangnya: riyal, dirham, atau rupiah.
  • Kesehatan, hukum, dan uang. Untuk urusan medis, kontrak, atau gaji, Piou tidak menggantikan penerjemah profesional atau instansi resmi. Dalam keadaan darurat, hubungi nomor darurat setempat.
  • Dokumen dan foto. Piou tidak menerjemahkan foto, PDF, atau dokumen.

Cara memulai

  1. Pasang Piou di iPhone (iOS 18 atau lebih baru) atau Android (8.0 atau lebih baru), atau buka aplikasi web app.piou.chat.
  2. Pilih bahasa Indonesia sebagai bahasa baca, lalu unduh bahasa Indonesia dan bahasa Arab, sebaiknya lewat Wi-Fi dan sebelum berangkat. Pengaturan bahasa ada di “Pengaturan” → “Bahasa & terjemahan”.
  3. Tambahkan kontak dari buku telepon dengan izin Anda, atau kirim tautan undangan atau kode QR. Nomor telepon membantu kenalan menemukan Anda; nomor ini tidak pernah dipakai untuk masuk.
  4. Mulai “Uji coba gratis 7 hari”: perlu kartu, tidak ada tagihan selama 7 hari, lalu langganan dimulai otomatis sesuai harga yang ditampilkan kecuali dibatalkan sebelum masa uji coba berakhir. Langganan bisa dibatalkan kapan saja.
  5. Jika ingin lawan bicara juga membaca dalam bahasanya, gunakan “Hadiahkan Piou untuk orang tersayang” di aplikasi atau di situs.

Contoh penggunaan

Bekerja di rumah keluarga di negara Teluk

Jadwal sekolah anak, menu makan, atau tamu yang akan datang ditulis dalam bahasa Arab dan Anda baca dalam bahasa Indonesia. Anda bisa bertanya dengan bahasa sendiri tanpa ragu, dan jawabannya sampai dalam bahasa Arab.

Ibadah haji dan umrah

Di hotel, bus, atau toko, satu ponsel yang memakai Premium, dengan mode “Tatap muka”, cukup untuk bertanya soal kamar, jadwal keberangkatan, atau arah. Setelah bahasa diunduh, mode ini bekerja tanpa internet.

Belanja di dekat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Harga, ukuran, dan jumlah barang lebih cepat jelas kalau masing-masing membaca dalam bahasanya sendiri. Pastikan jumlah uang dan mata uangnya sebelum membayar.

Sopir dan jadwal antar-jemput

Perubahan jam pulang sekolah atau alamat baru langsung sampai. Untuk lokasi yang tepat, Anda bisa membagikan lokasi sekali atau secara langsung selama waktu yang Anda pilih.

Kuliah di negara Arab

Urusan asrama, administrasi kampus, atau pemilik tempat tinggal jadi lebih mudah. Dengan “Lihat teks asli”, Anda sekaligus belajar dari pesan berbahasa Arab yang sebenarnya.

Pesan suara

Kalau lebih mudah bicara daripada mengetik, kirim pesan suara. Di Premium, pesan suara diubah menjadi teks lalu diterjemahkan, dan audio aslinya tetap bisa didengar; kualitas pengenalan suara tergantung ponsel.

Pertanyaan umum

Apakah lawan bicara saya juga perlu Piou dan Premium?

Untuk saling berkirim pesan, keduanya harus memakai Piou. Terjemahan bersifat pribadi: Premium hanya menerjemahkan untuk pemiliknya. Agar masing-masing membaca dalam bahasanya sendiri, keduanya perlu Premium, atau salah satu bisa memberikannya lewat “Hadiahkan Piou untuk orang tersayang”.

Berapa harga Piou Premium?

Di Indonesia Rp39.000 per bulan atau Rp299.000 per tahun, di Arab Saudi 21,99 SAR per bulan atau 174,99 SAR per tahun, dan di Uni Emirat Arab 21,99 AED atau 174,99 AED. Harga pasti dalam mata uang negara Anda tampil sebelum berlangganan. “Uji coba gratis 7 hari” memerlukan kartu, lalu langganan dimulai otomatis kecuali dibatalkan sebelum masa uji coba berakhir.

Apakah bisa dipakai tanpa internet saat haji atau umrah?

Bisa, asalkan bahasa Indonesia dan bahasa Arab sudah diunduh sebelumnya, sebaiknya lewat Wi-Fi. Setelah itu terjemahan dan mode “Tatap muka” bekerja tanpa koneksi. Mengirim dan menerima pesan serta menelepon tetap butuh internet.

Apakah singkatan seperti yg, gk, atau bgt dimengerti?

Sering tidak. Singkatan chat seperti yg, gk, bgt, udh, atau mksh bisa salah diterjemahkan atau dibiarkan apa adanya. Untuk pesan penting, tulislah kata secara lengkap.

Bisakah saya menulis dalam bahasa Jawa atau Sunda?

Tidak. Piou mendukung bahasa Indonesia, tetapi tidak mendukung bahasa Jawa, Sunda, atau bahasa daerah lainnya. Pesan dalam bahasa daerah tidak akan diterjemahkan dengan baik.

Bisakah saya menelepon nomor biasa keluarga di Indonesia lewat Piou?

Tidak. Piou tidak menelepon nomor telepon biasa atau telepon rumah. Panggilan suara dan video hanya bisa dilakukan antarpengguna Piou lewat internet, dan Piou tidak memungut biaya untuk panggilan tersebut.